PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI PLUS ZINK TERHADAP TINGGI BADAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI DESA GEDONGTATAAN KABUPATEN PESAWARAN

share
Academic Article

abstract

  • Stunting atau pendek merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) akibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Sebagai bagian dari tenaga kesehatan, bidan memang memiliki peran yang strategis dalam mempercepat penurunan angka stunting yakni sebagai peneliti. Tujuan penelitian ini diketahui pngaruh pemberian susu kedelai plus zink terhadap tinggi badan dalam upaya pencegahan stunting pada balita di Desa Gedongtataan Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Eksperimen semu/kuasi (Quasi Experimental Design), dengan rancangan quasy experimental pretest-posttest with control grup design dalam perlakuan pemberian susu kedelai plus zink dan susu kedelai. Populasi dalam penelitian ini terdapat 52 balita usia 1-2 tahun di Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung pada bulan November 2023. Sampel berjumlah 32 balita yaitu 16 kelompok intervensi dan 16 responden kelompok kontrol. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil uji t-test didapatkan perbedaan peningkatan tinggi badan pada balita pada pemberian susu kedelai plus zink dengan susu kedelai di Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Rerata peningkatan tinggi badan balita sesudah diberikan susu kedelai plus zink yaitu 0,78 cm sementara rerata peningkatan tinggi badan balita sesudah diberikan susu kedelai yaitu 0,25 cm.

publication date

  • 2024